Ju On: Owari no Hajimari creepy as fuck!


Malem ini gue mau cerita sedikit hasil pengamatan gue di film remake terbaru Ju On yaitu Ju On: Owari no Hajimari/ Ju-On The Beginning of the End.
Sepulang sekolah tadi gue bersama teman-teman nobar di blitzmegaplex di MOI. Dengan motor yang secukupnya kita langsung berangkat dari SMA di Layur menuju komplek Gading. Sesampai disana kita langsung membeli tiket yang berbentuk kertas seharga 25rb (cukup murah buat gue pribadi) dan masuk ke studio 5. Sayangnya karena kebudayaan ngaret kita telat 16 menit film itu, tapi yah gak apa apa toh paling cuma intro dan iklan-iklan promosi doang.

Saat di dalam semua mengamati filmnya dengan amat cermat termasuk gue. Di film remake ini emang udah ciri khas ju on banget yaitu per-part atau menurut orang yang biasa main vn itu per-route. Jadi film ini ga memakai alur maju, flashback, maju mundur, dsb tapi memakai alur para pemainnya, contohnya alur Noriko atau alur Toshio. Di awal film (menit >17 tepatnya) secara biasa film ini melihatkan adegan-adegan pembunuhan yang di lakukan tersangka toshio dan kayako, jujur gue bete karena gore yang diperlihatkan kurang afdol aka selalu nanggung. Terdengar terkadang orang lain berteriak mungkin karena merasa jijik melihat darah yang bermuncratan ada juga yang menonton dengan ekspresi datar kayak gue.
Masuk bagian Komplikasi masalah mulai terpecahkan, diperjelas juga tokoh-tokoh di dalam film itu yang sebelumnya hanyalah orang berlalu lalang tiba-tiba mati. Disini penonton dan gue mulai seperti "wah ternyata dia" atau "wah dia itu setannya toh" dan sebagainya.
Lalu bagian klimaks ! disinilah penonton pecah, buyar, jerit, ketakutan, mungkin sampe ada yang ngompol karena gue mencium bau tak sedap. Jujur gue sendiri takut waktu menoton klimaksnya karena si Kayako aka ibu Toshio diperlihatkan dengan sangat jelas tanpa cahaya gelap atau sebagainya. Adegan kejar-kejaran antara Kayako dengan tokoh utama membuat pada penonton doki-doki (deg-degan) dan penasaran, dengan direksi kamera yang pas sangat mendukung ketegangan dari film tsb.
Di bagian evaluasi atau setelah klimaks cukup sedikit bahagia Gue gamau ceritain bagian ini karena akan berbau spoiler

Jadi menurut gue yah ga rugi buat nonton film ini, di tengah-tengah film juga ga terlalu ngebosenin karena banyak misteri-misteri yang buat penasaran. Buat backsound dan sfx lumayan bagus walopun ada satu adegan dimana datang audio ga jelas entah suara dalam film ato emang dari blitznya, tapi ga terlalu berpengaruh karena ga mengurangi adegan horrornya. Buat acting gausah ditanya lagi ya, emang para cast baru tapi sangat baik di film ju on itu. Buat story yahh begitulah para writer jepang, unik penuh misteri dan sangat cocok buat atmosfer dan pemain orang-orang timur.

Story        7/10
Act            9/10
Music       8/10
Rewatch  8/10
Overall     8/10

0 komentar:

Posting Komentar